PERTANYAAN
Assalamu a'laikum Wr Wb ....
Ada sepasang pengantin baru,dan setelah ijab qobul tiba " pengantin Perempuan nya meninggal .....
Bagaiman Hukum nya apabila si Pengantin Pria nya menginginkan berhubungan / berjima' dahulu dengan jenajah pengantin perempuan ...???
Monggo patromak nya ....
Syukron katsir ......
JAWAB
Haram
- 1. Ma’na tahrim disitu bukan haram, tetapi terjadi ke mahroman.2. Ibaroh itu ditujukan kpd bukan suami istri
maksudnya, saat seorang lelaki menyetubuhi wanita yg telah wafat maka tidak mewarisi hubungan kemahroman dengan wanita tsb.
ويشترط في الواطئ أن يكون حيا، وأن يكون واضحا، وخرج بالاول الميت فلا تحريم باستدخالها ذكره، وبالثاني الخنثى فلا أثر لوطئه لاحتمال زيادة ما أولج
“disyaratkan pada orang yg bersetubuh ia hidup dan jelas, bukan orang mati maka tidaklah menjadi mahrom dengan masuknya farji wanita yg mati pada dzakarnya. Juga bukan banci, maka tak ada pengaruh dalam kemahroman krn menyetubuhinya karena memungkinkan farjinya itu hnya farji yg tambahan.”
Judul : Hukum Jima` Jenazah Pengantin Baru
Deskripsi : PERTANYAAN Assalamu a'laikum Wr Wb .... Ada sepasang pengantin baru,dan setelah ijab qobul tiba " pengantin Perempuan nya...